3/19/2013

Artikel Simple Plan


KapanLagi.com - Simple Plan, grup musik asal Kanada kini menelorkan album ketiganya. Album bertajuk self titel, SIMPLE PLAN ini mengusung sebelas lagu-lagu mereka. Di album ketiga ini, grup yang digawangi Pierre Bouvier (vocal), Jeff Stinco (guitar), Chuck Comeau (drum), Sébastien Lefebvre (guitar-vocal) David Desrosiers (bass), masih mengusung aliran musik yang sama, pop-punk, hanya kali ini meluncurkan irama beda dari dua album sebelumnya.
Grup ini masih membawa trademark kor besar mereka lewat tembang Hold On dan When I'm Gone, yang dipilih sebagai single pertama album ini. Sedang lagu I Can Wait Forever meluncurkan kekuatan lagu balada, membuat pendengar mungkin bertanya-tanya suara vokalis grup ini, Pierre Bouvier mungkin lebih merefleksikan isi dari lagu ini pada dirinya sendiri.
Dalam tembang Your Love Is a Lie dan No Love grup ini sepertinya ingin mengungkapkan segala tentang komitmen mereka untuk mempertahankan aliran emo/pop-punk dengan lirik mengasihani diri sendiri dan keputusasaan pada umumnya. Tapi ini tak akan terjadi kalau Anda akan duduk diam dan ikut bernyanyi sepanjang lagu-lagu ini diputar.
Tembang-tembang lain seperti Take My Hand - yang terdengar sangat catchy, Generation - yang dilengkapi synth intro, Time To Say Goodbye - yang khas dengan irama pop-punk mereka, dan semuanya patut untuk didengarkan.
Sepertinya, lewat album self title ini Simple Plan berencana membuat para pendengar ikut menyanyi dan bergoyang diiringi lagu-lagu mereka. Dengan strategi sederhana ini, Simple Plansberupaya memasarkan album barunya dengan lebih efektif. (kpl/amz/erl)

Lihat profil: Simple Plan

Debut album Simple Plan pada tahun 2002 tak dapat disangkal telah dapat mengikuti jejak keberhasilan Blink-182. Untuk mengulang kembali keberhasilan album mereka No Pads, No Helmets...Just Balls, bersama produser yang telah berhasil menusung grup musik besar seperti Mettalica, Bob Rock , trio asal Kanada ini kembali menggebrak dunia dengan album baru mereka Still Not Getting Any .Seperti rekan sebaya mereka, tahun 2004 membuat mereka menemukan keterbatasan sonicnya. Dan Still Not Getting Any-nya Simple Plan lebih mengalirkan irama punk-pop yang bercita rasa rock modern. Seperti saat Pierre Bouvier melantunkan Do you ever feel out of place,di single mereka Welcome to My Life. Like somehow you don't belong/And no one understands you? , ini seperti kembali ketema besar grup ini yang tumbuh, melaju dan menjadi bagian yang lebih besar.Perubahan pada irama yang lebih dinamis sangat cocok dengan Simple Plan. Judul yang diberikan, As Still Not Getting Any... ingin membuktikan, mereka masih bisa memberikan sesuatu yang enak didengar bagi banyak orang. Tetapi album yang kurang dari meriah ini, lebih menghibur hati dan memperlihatkan investasi Simple Plan dimasa depan.Label rekaman merilis Still Not Getting Any dengan doble CD. Dua sisi CD ini akan mengutamakan album penuh di satu sisi dan album penuh di DVD-Audio di sisi yang lain, juga berisi cuplikan video mereka dan gelleri foto. (erl)

sumber :gobibim